Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap semakin diminati sebagai solusi hemat energi dan ramah lingkungan.
Namun, sebelum memutuskan untuk memasang panel surya di rumah atau tempat usaha, Anda perlu mengetahui cara menghitung kebutuhan kapasitas PLTS secara tepat agar investasi yang dikeluarkan optimal dan kebutuhan listrik terpenuhi.
Jasa pemasangan PLTS juga dapat membantu untuk menghitung kebutuhan PLTS yang sesuai untuk Anda.
Mengapa Menghitung Kapasitas PLTS Sangat Penting?
Penentuan kapasitas panel surya yang asal-asalan dapat menimbulkan dua risiko utama:
a. Kapasitas Terlalu Kecil (Under-sizing)
Daya listrik yang dihasilkan tidak cukup untuk menopang beban harian, sehingga Anda tetap bergantung sepenuhnya pada listrik PLN.
Akhirnya, terasa sia-sia saja instalasi PLTS karena masih bergantung pada listrik PLN. Balik modal juga jadi lebih lama.
b. Kapasitas Terlalu Besar (Over-sizing)
Biaya investasi awal menjadi membengkak tanpa adanya efisiensi biaya yang sepadan.
Langkah-Langkah Menghitung Kebutuhan Panel Surya
Proses perhitungan kapasitas PLTS didasarkan pada total konsumsi energi harian dalam satuan Watt-hour (Wh) atau Kilowatt-hour (kWh).
1. Menghitung Total Konsumsi Listrik Harian
Langkah pertama adalah mencatat seluruh peralatan elektronik, daya (Watt), serta durasi penggunaannya dalam sehari. Sebagai contoh: Lampu LED (5 unit): 50 Watt x 10 jam = 500 Wh AC 1 PK: 750 Watt x 8 jam = 6.000 Wh Kulkas: 150 Watt x 24 jam = 3.600 Wh TV & WiFi: 100 Watt x 10 jam = 1.000 Wh Total Beban Harian: 11.100 Wh (atau setara 11,1 kWh)
Alternatif Cepat: Anda juga bisa melihat rata-rata pemakaian bulanan pada tagihan listrik PLN (misalkan: 330 kWh per bulan), lalu membaginya dengan 30 hari untuk mendapat rata-rata konsumsi harian sekitar 11 kWh per hari.
2. Memperhitungkan Peak Sun Hours (PSH)
Peak Sun Hours adalah durasi efektif intensitas sinar matahari yang diterima panel surya per hari.
Di Indonesia, rata-rata durasi PSH berkisar antara 3,5 hingga 4,5 jam per hari, tergantung pada lokasi geografis dan kondisi cuaca.
3. Memperhitungkan Faktor Efisiensi Sistem (System Loss)
Sistem PLTS mengalami kehilangan daya (losses) akibat efisiensi inverter, hambatan kabel, dan suhu panas pada panel surya. Nilai efisiensi standar yang umum digunakan adalah 75% – 80% (faktor koreksi 0,75 - 0,80).
4. Keperluan Baterai
Untuk kasus 11000 wh, maka perlu baterai, setidaknya di malam hari.
Jika siang hari, maka baterai tidak diperlukan.
Baterai juga bisa dipertimbangkan sebagai backup ketika mati listrik.
Rumus dan Contoh Perhitungan Kapasitas PLTS
Setelah mendapatkan data konsumsi harian, durasi penyinaran, dan efisiensi sistem, gunakan rumus berikut:
Kebutuhan Kapasitas PLTS (Wp) = Total Konsumsi Harian (Wh) / (PSH (Jam) x Efisiensi Sistem)
Contoh Kasus Perhitungan Kapasitas PLTS Misalkan total konsumsi harian rumah Anda adalah 11.100 Wh, lokasi Anda memiliki rata-rata PSH 4 jam, dan faktor efisiensi dianggap 0,80: Kapasitas PLTS = 11.100 / (4 x 0,80} = 11.100 / 3,2 = 3.468,75 Wp
Jadi, secara estimasi, Anda membutuhkan sistem PLTS dengan kapasitas sekitar 3.500 Wp (3,5 kWp).
Menentukan Jumlah Modul Panel Surya dan Komponen Pendukung Dari hasil perhitungan daya total, Anda dapat menentukan jumlah modul panel surya dan spesifikasi komponen pendukungnya.
1. Menghitung Jumlah Modul Panel Surya
Jika Anda memilih panel surya berkapasitas 550 Wp per unit, maka: 3500 Wp/550 Wp per unit, estimasinya, Anda membutuhkan 7 modul panel surya.
2. Menyesuaikan Jenis Sistem dan Komponen
a. On-Grid
Terhubung dengan jaringan PLN tanpa baterai. Sangat cocok untuk menghemat tagihan listrik pada siang hari.
b. Off-Grid
Menggunakan baterai untuk menyimpan daya penuh. Membutuhkan perhitungan kapasitas baterai tambahan untuk kebutuhan malam hari.
c. Inverter
Pilih kapasitas inverter yang sesuai atau sedikit lebih tinggi dari total Watt peak panel surya (minimal kapasitas 3,5 kW–4 kW).
Hal Penting yang harus Diperhatikan Sebelum Memasang PLTS Atap
a. Luas dan Orientasi Atap
Pastikan atap memiliki area bebas bayangan (shading) dan menghadap ke arah yang tepat untuk menangkap sinar matahari secara maksimal.
b. Kapasitas Daya PLN
Sesuaikan kapasitas inverter agar tidak melebihi batas ketentuan daya terpasang dari PLN jika menggunakan sistem On-Grid.
c. Kekuatan Struktur Atap
Periksa ketahanan beban struktur atap sebelum memasang modul panel surya dan braket mounting.
Kesimpulan
Menghitung kebutuhan kapasitas PLTS secara akurat adalah langkah krusial untuk memastikan sistem tenaga surya bekerja optimal dan efisien.
Dengan memahami total konsumsi harian, durasi penyinaran matahari, serta faktor efisiensi alat, Anda dapat merencanakan investasi panel surya yang pas sesuai kebutuhan energi rumah atau bisnis Anda.
Jika ada keraguan, berkonsultasilah dengan teknisi atau penyedia jasa instalasi PLTS profesional agar perencanaan dan pemasangan dapat berjalan aman serta tepat sasaran.
Ingin konsultasi terkait pemasangan PLTS termasuk perhitungan kebutuhan? Ayo konsultasi dengan Batari Energy melalui tautan ini!