Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi sumber alternatif untuk suplai kebutuhan energi listrik. Melalui proses mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan.
Penggunaan PLTS semakin diminati karena kemudahan mencari jasa instalasi PLTS yang sesuai kebutuhan masyarakat. Pemasangannya pun tidak sampai melakukan bongkar pasang bangunan. Panel surya dapat dipasang di atap rumah agar dapat menangkap sinar matahari semaksimal mungkin.
Namun di Indonesia memiliki dua musim yaitu panas dan hujan. Ketika musim panas, sinar matahari menyinari panel surya sehingga mampu memproduksi listrik. Sedangkan pada musim hujan, sinar matahari tertutup awan. Pertanyaannya yang muncul adalah apakah PLTS tetap bekerja ketika musim hujan?
PLTS tetap menghasilkan listrik saat musim hujan
PLTS tetap bekerja ketika kondisi cuaca hujan namun performanya tidak sebagus ketika musim panas. Ketika hujan turun dapat mempengaruhi efisiensi energi karena panel surya tidak mendapatkan cukup sinar matahari.
Akumulasi air hujan juga menyebabkan efek lapisan gelap yang mempengaruhi kemampuan cahaya untuk masuk ke panel surya. Air hujan membawa partikel benda asing dan kotoran yang dapat menghambat kemampuan penyerapan cahaya. Sehingga efisiensi energi yang dihasilkan makin rendah.
Bagaimana performa PLTS ketika hujan?
PLTS menyerap sinar matahari yang akan diubah menjadi energi listrik. Saat terjadi hujan, sinar matahari yang diserap panel surya akan menurun. Umumnya, daya listrik yang dihasilkan PLTS ketika hujan berada mencapai efisiensi energi sebesar 10-25%.
Hal ini karena PLTS mengeluarkan sedikit energi listrik karena sumber cahaya yang ditangkap sangatlah sedikit. Panel surya terhalang awan mendung sehingga minim cahaya matahari yang masuk. Akibatnya sedikit sinar matahari yang terkonversi melalui panel surya.
Pada saat hujan, PLTS dapat mengalami kerusakan ketika terkena sambaran petir atau tertimpa benda asing seperti pohon tumbang. Dengan kata lain, yang membuat PLTS tidak bekerja karena terkena hantaman benda asing. Sedangkan hujan mempengaruhi jumlah produksi energi dari PLTS.
Sedia PLTS Baterai Dengan Batari Energy Sebelum Hujan
Penggunaan PLTS ketika hujan tetap bisa beroperasi namun dengan efisiensi energi rendah. Berdasarkan perhitungan, hasil efisien energi produksi PLTS berada di angka 10-25%. Angka tersebut dipengaruhi dari kualitas panel surya.
PLTS Baterai menjadi pilihan tepat ketika terjadi hujan. Ketika produksi energi sangat rendah, Anda dapat memanfaatkan daya listrik yang tersimpan dalam baterai. Sehingga kebutuhan listrik tetap terpenuhi di musim hujan.
Batari Energy menyediakan jasa pemasangan dan instalasi PLTS Baterai untuk kebutuhan rumah hingga industri. Hubungi kami untuk konsultasi pemasangan PLTS melalui tautan ini!

