Batari Energy telah menyelesaikan pemasangan sistem energi surya hybrid 2.000 Wp di Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini memanfaatkan potensi sinar matahari yang melimpah di wilayah tersebut, menghadirkan suplai listrik yang lebih stabil dan memungkinkan pengguna menghemat biaya listrik hingga 50%.
Teknologi hybrid dipilih untuk menjawab tantangan kebutuhan listrik yang terus meningkat, sekaligus memastikan ketersediaan energi tetap terjaga meskipun terjadi keterbatasan pasokan dari jaringan utama. Sistem ini menggabungkan panel surya dengan penyimpanan baterai, sehingga produksi energi dapat dimanfaatkan secara optimal dari pagi hingga malam hari.
Penyelesaian proyek ini menjadi bagian dari komitmen Batari Energy dalam memperluas penggunaan energi terbarukan di Indonesia Timur. Selain menawarkan efisiensi biaya, kehadiran PLTS hybrid juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal yang membutuhkan sumber listrik andal untuk mendukung aktivitas harian.
Batari Energy akan terus menghadirkan solusi energi bersih yang inovatif serta mendorong percepatan transisi menuju masa depan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

