Bagaimana PLTS bisa Mengurangi Jejak Karbon?

Bagaimana PLTS bisa Mengurangi Jejak Karbon?

Emisi karbon membuat bumi semakin panas karena adanya perubahan iklim cuaca secara ekstrim. Bentuk paling nyata adakah naiknya permukaan laut karena peningkatan gas rumah kaca yang menjebak panas di atmosfer.

Tidak hanya datang dari gas rumah kaca, emisi karbon juga dihasilkan dari pembangkit listrik fosil. Penggunaan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik menjadi pemicunya.

Energi terbarukan ramah lingkungan menjadi alternatif untuk mengurangi jejak karbon. Salah satunya adalah melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Seberapa jauh peran PLTS untuk mengurangi jejak karbon?

Bagaimana PLTS mengurangi jejak karbon?

PLTS mengurangi jejak karbon dengan menggali sumber energi fosil dengan energi bersih dari cahaya matahari. Mulai dari mengambil sinar matahari melalui panel surya, kemudian mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Setelah itu, sumber listrik yang telah diubah kemudian dialirkan ke inverter agar dapat digunakan di dalam rumah mau pun gedung.

Mengapa sumber energi fosil menghasilkan jejak karbon

Sumber energi fosil mengandung karbon organik padat dari sisa makhluk hidup jutaan tahun lalu. Ketika sumber energi ini dibakar, karbon teroksidasi dan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer secara masif.

Rata-rata jejak karbon di Indonesia mencapai 2,18 ton CO2e per tahun per individu. Angka ini jauh di bawah rata-rata jejak karbon global yang mencapai 4 ton CO2e per tahun untuk satu individu.

Salah satu penyumbang utama jejak karbon adalah industri karena penggunaan kapasitas penggunaan bahan bakar fosil cukup besar dengan jam operasional 24 jam. Industri energi menjadi penyumbang emisi terbesar karena melibatkan proses pembakaran untuk menghasilkan energi.

PLTS dapat mengurangi 1 ton emisi karbon per tahun. Jadi, mengurangi jumlah emisi karbon terus diupayakan dengan melakukan berbagai langkah mitigasi. Salah satu adalah dengan mengganti sumber energi fosil ke energi terbarukan.

Indonesia memiliki letak geografis yang mampu memanfaatkan energi matahari. Negara ini memiliki titik panas terbaik karena dilalui oleh garis khatulistiwa.

PLTS dapat mengurangi 1 ton emisi CO2 per tahun, untuk per 1 kWp PLTS. Secara kalkulasi, PLTS dengan kapasitas 1 MW (MegaWatt) mampu mengurangi 1000 ton emisi CO2 per tahun. Durasi balik modal karbon dari panel surya terbilang sebentar yaitu 0,4 sampai 1,4 tahun untuk mendapatkan energi yang setara dengan produksi jejak karbon. Jika mengacu dari data perdagangan karbon di Indonesia tahun 2023 sampai 2025, PLTS mampu menghemat tagihan listrik sampai 30% atau memotong tagihan maksimal 65% dari daya yang dihasilkan.

Sebagai gambaran, PT KAI mampu menekan biaya operasional sebesar Rp2,5 miliar per tahun dan mengurangi emisi karbon 1.400 CO2 per tahun.

Dampak jangka panjang PLTS untuk lingkungan

Tidak hanya menguntungkan secara bisnis, PLTS memberi dampak positif bagi lingkungan karena mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara menjadi lebih baik. Sumber energi matahari selalu tersedia tanpa menghasilkan emisi langsung.

Emisi karbon berkurang secara drastis karena pergeseran dari pembangkit listrik konvensional menuju penggunaan pembangkit listrik tenaga surya.

PLTS membangun kemandirian energi karena sumber listrik dapat disimpan melalui baterai. Anda dapat menggunakan ketika tidak ada sumber listrik dari PLN, tidak perlu was-was dengan jadwal pemadaman bergilir. Cocok untuk menjaga operasional bisnis Anda.

Walau demikian, penggunaan PLTS tidak bisa lepas dari lokasi. PLTS membutuhkan lokasi untuk pemasangan dan instalasi, seringkali harus memakan tempat berlebih. Untuk hal ini, lahan yang tidak terpakai lagi menjadi pertimbangan untuk lokasi pemasangan PLTS.

Kemudian, operasional PLTS tidak bisa lepas dari pemakaian bahan kimia berbahaya. Panel surya mengandung silikon, kadmium, dan selenium sebagai bahan utama. Penggunaan bahan kimia berbahaya secara berlebihan dapat mencemari tanah dan air di sekitar Anda.

Untuk masalah ini, Anda dapat menghubungi Batari Energy untuk berkonsultasi pemasangan PLTS ramah lingkungan melalui tautan ini.

Bagikan Artikel