Panduan baterai

Baterai LiFePO4 untuk panel surya dan cadangan listrik rumah

Baterai LiFePO4 adalah baterai litium besi fosfat yang tahan ribuan siklus, aman terhadap panas, dan bebas perawatan. Untuk rumah dan panel surya, pilihan yang umum adalah 48 V (51,2 V) dengan kapasitas mulai 5 kWh, karena cocok dengan inverter hybrid.

Apa itu baterai LiFePO4?

LiFePO4 (lithium iron phosphate atau litium besi fosfat) adalah jenis baterai litium yang memakai besi fosfat sebagai katoda. Dibanding litium jenis lain, kimianya lebih stabil terhadap panas, dan umurnya mencapai ribuan siklus, sehingga banyak dipakai untuk penyimpanan energi rumah dan panel surya. Baterai ini dilengkapi BMS (battery management system) yang menjaga tegangan, arus, dan suhu setiap sel agar tidak diisi berlebihan atau dikuras habis.

LiFePO4 dibandingkan aki

Aki basahAki AGM / gelLiFePO4
Umur siklus±300–500 siklus±500–1.200 siklus6.000+ siklus (SuperB Wall)
Kapasitas yang aman dipakai±50%±50%80–90%
PerawatanTambah air aki berkalaBebas perawatanBebas perawatan
Berat per kWhPaling beratBerat±⅓ dari aki timbal
KeamananMenghasilkan gas saat diisiLebih aman dari aki basahKimia paling stabil di antara baterai litium, BMS bawaan

Angka aki adalah kisaran umum; tiap merek berbeda. Angka LiFePO4 dari spesifikasi Batari SuperB Wall.

Aki lebih murah di awal, tetapi hanya separuh kapasitasnya aman dipakai dan perlu diganti beberapa kali selama umur satu baterai LiFePO4. Untuk cadangan listrik yang dipakai setiap hari atau dipasangkan dengan panel surya, LiFePO4 lebih masuk akal dalam jangka panjang.

Memilih tegangan: 12 V, 24 V, atau 48 V?

Tegangan sistemEnergi per 100 AhCocok untuk
12 V (12,8 V)100 Ah = 1,28 kWhBeban kecil: lampu, kendaraan, perahu, panel surya portable
24 V (25,6 V)100 Ah = 2,56 kWhRumah kecil atau cadangan beban penting
48 V (51,2 V)100 Ah = 5,12 kWhRumah, toko, dan PLTS atap; standar inverter hybrid

Makin tinggi tegangan, makin kecil arus untuk daya yang sama, sehingga kabel lebih kecil dan rugi daya lebih rendah. Itulah sebabnya baterai rumah dan inverter hybrid memakai 48 V. Baterai 12 V 100 Ah yang banyak dicari cocok untuk beban kecil, tetapi untuk rumah dibutuhkan empat buah agar setara satu baterai 48 V 100 Ah.

Berapa kapasitas baterai yang dibutuhkan?

Jumlahkan watt alat yang harus tetap menyala dikali jam pemakaiannya, lalu bagi dengan kapasitas yang aman dipakai (80%) dan efisiensi inverter (90%). Contoh: kulkas, enam lampu LED, Wi-Fi, dan TV selama satu malam memakai sekitar 2,3 kWh, sehingga butuh baterai sekitar 3,2 kWh. Belum tahu daya alat Anda? Lihat daftar watt alat rumah, lalu hitung otomatis di kalkulator daya & baterai.

Baterai untuk panel surya (PLTS)

PLTS on-grid tidak memakai baterai; listrik surya langsung dipakai dan ikut padam saat PLN padam. Sistem hybrid memakai baterai untuk menyimpan kelebihan listrik siang dan menjadi cadangan saat padam, sedangkan off-grid sepenuhnya bergantung pada baterai. Bingung memilih? Coba kuis Pilih Sistem PLTS.

Batari SuperB Wall

Baterai LiFePO4 Batari SuperB Wall 5 kWh

Baterai LiFePO4 buatan Indonesia dari Batari Energy, tersedia 2,5 kWh (25,6 V 100 Ah) dan 5 kWh (51,2 V 100 Ah). 6.000+ siklus pada 80% kedalaman pengosongan, BMS terintegrasi, garansi hingga 5 tahun, kompatibel dengan inverter Deye, Growatt, SMA, dan GoodWe, serta bisa diparalel hingga 15 unit.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu baterai LiFePO4?

LiFePO4 (lithium iron phosphate atau litium besi fosfat) adalah jenis baterai litium yang memakai besi fosfat sebagai katoda. Dibanding litium jenis lain, kimianya lebih stabil terhadap panas, dan umurnya mencapai ribuan siklus, sehingga banyak dipakai untuk penyimpanan energi rumah dan panel surya.

Berapa lama umur baterai LiFePO4?

Umur baterai dihitung dalam siklus isi-kosong. Batari SuperB Wall dirancang untuk 6.000 siklus atau lebih pada kedalaman pengosongan 80%. Dengan satu siklus per hari, itu setara lebih dari 16 tahun pemakaian harian.

Baterai LiFePO4 12V 100Ah berapa kWh?

Baterai LiFePO4 12 V nominal (12,8 V) 100 Ah menyimpan 12,8 × 100 = 1.280 Wh atau 1,28 kWh. Untuk rumah, satu baterai 48 V (51,2 V) 100 Ah menyimpan empat kali lipatnya, 5,12 kWh.

Apakah baterai panel surya wajib untuk PLTS?

Tidak. PLTS on-grid bekerja tanpa baterai tetapi ikut mati saat PLN padam. Baterai dibutuhkan pada sistem hybrid dan off-grid, yaitu bila Anda ingin listrik tetap ada saat padam atau ingin memakai listrik surya di malam hari.

Apakah baterai LiFePO4 bisa dipakai tanpa panel surya?

Bisa. Baterai dengan inverter hybrid dapat diisi dari PLN dan otomatis menyuplai rumah saat listrik padam, berfungsi seperti UPS besar.